KEGIATAN INOVASI SEBAGAI UPAYA MENURUNKAN ANGKA PUTUS OBAT PASIEN KUSTA DI PUSKESMAS HAMADI KOTA JAYAPURA

Penulis

  • Kuswadi Kuswadi Akademi Keperawatan RS Marthen Indey

Abstrak

Pendahuluan : Kesehatan merupakan bagian penting dan menjadi kebutuhan dalam kehidupan manusia. Puskesmas sebagai fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama, memberikan pelayanan kesehatan yang bersifat promotif, preventif dan kuratif. Puskesmas Hamadi adalah salah satu dari 13 Puskesmas di Kota Jayapura yang melaksanakan program P2 kusta karena Kusta masih menjadi masalah kesehatan masyarakat dengan angka putus obat pada tahun 2016 37,3% meningkat 41,4% tahun 2017. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya yang dilakukan Puskesmas Hamadi untuk menurunkan angka putus berobat Metodologi : Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan studi evaluatif, menggunakan data retrospektif, berupa data primer dan sekunder. Hasil penelitian: Kegiatan kelompok perawata diri yang diintegrasikan dengan kegiatan edukasi, perawatan, pengobatan kusta, pemeriksaan kesehatan, pemberian makanan tambahan, pemeriksaan kontak serumah, dan pemberian keterampilan untuk membuat kerajinan di Puskesmas Hamadi dapat menjadi sarana bagi pasien kusta untuk mendapatkan dukungan keluaraga, meningkatkan pengetahuan, mendapat pelayanan yang baik dan meningkatkan motivasi dan rasa percaya diri. Hal-hal tersebut dapat menjadi faktor pendorong pasien kusta untuk berobat secara teratur. Kesimpulan : Kegiatan inovasi kelompok perawatan diri menjadi kegiatan Rumah Sobat dapat menurunkan angk putus obat pasien kusta di Puskesmas Hamadi. Kata Kunci : Angka Putus Obat, Kegiatan Inovatif

Referensi

Andriani Evin dkk. (2019). Dukungan Keluarga dalam Kepatuhan Pengobatan pada Penderita Kusta. Community of Publishing in Nursing (COPING), 7(2): 75-80

Astuti Yuli. (2017). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kepatuhan Penderita Kusta untuk Datang Berobat Teratur di Wilayah Jakarta Tahun 2014. Jurnal Ilmiah Widya, 4(2): 262-267.

Badan Litbang Biomedis Papua. (2021). Rumah Sobat. https://www.biomedispapua.litbang.kemkes.go.id/berita/rumah-sobat

Badan litbang Biomedis Papua. (2019). Daftar Hadir Kegiatan Rumah Sobat Tahun 2019. Jayapura

Dharapos.com. (2015). Rumah Sobat Untuk Kusta Kota Jayapura. https://www.dharapospapua.com/2015/11/rumah-sobat-untuk-kusta-kota-jayapura.html

Direktorat Jenderal P2P Kementerian Kesehatan RI. (2017). Modul Pengendalian Penyakit Kusta bagi Pengelola Program Kusta di Pusat, Provinsi dan Kabupaten Kota. Jakarta:

Direktorat Mutu dan Akreditasi Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI. (2017). Buku Bantu Pendamping Akreditasi Puskesmas. Jakarta:

Fatmala Kiki Agustina. (2016). Analisis Faktor yang Berhubungan dengan Kepatuhan Minum Obat Kusta di Kecamatan Pragaan. Jurnal Berkala Epidemiologi, 4(1):13-23

Islami & Tri Desselina. (2020). Hubungan Motivasi Dengan Kepatuhan Minum Obat Penderita Kusta di Wilayah Kerja Puskesmas Talango. https://repository.wiraraja.ac.id/is/eprint/1292

Kadmaer Maria G.E dkk. (2014). Hubungan antara Motivasi dan Dukungan Keluarga dengan Kepatuhan Berobat Penderita Kusta di Wilayah Kerja Puskesmas Jailolo. Menado: FKM Universitas Sam Ratulangi

Kementerian Kesehatan RI. (2015). PMK nomor 46 tahun 2015 tentang Akreditasi Puskesmas, Klinik Pratama, Tempat Praktik Mandiri Dokter, dan Tempat Praktik Mandiri Dokter Gigi. Jakarta: Sekjen Kementerian Kesehatan RI

Kementerian Kesehatan RI. (2019). PMK nomor 4 tahun 2019 tentang Standar Teknis Pemenuhan Mutu Pelayanana Dasar Pada Standar Pelayanan Minimal Bidang Kesehatan. Jakarta: Sekjen Kementerian Kesehatan RI

Kementerian Kesehatan RI. (2019). PMK nomor 11 tahun 2019 tentang Penanggulangan Kusta. Jakarta: Sekjen Kementerian Kesehatan RI

Kementerian Kesehatan RI. (2019). PMK nomor 43 tahun 2019 tentang Pusat Kesehatan Masyarakat. Jakarta: Sekjen Kementerian Kesehatan RI

Meru Sutik dkk. (2017). Hubungan Tingkat Pengetahuan Tentang Kusta dengan Kepatuhan Minum MDT (Multi Drug Therapy) pada Pasien Kusta di Puskesmas Kejayan dan Puskesmas Pohjentrek Kabupaten Pasuruan. Majalah Kesehatan FKUB, 4(1):17-28

Notoadmodjo Soekidjo. (2012). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta

Octavian Antonius dkk. (2019). Rumah Sobat: Integrated Sel Care Group for Leprosy in Jayapura City papua Province. Advances in Health Sciences Research, 22: 40-42

Panonsih Resati nando dkk. (2017). Hubungan Pengetahuan Keluarga dengan Kepatuhan Berobat Penderita Kusta di RSUD Dr. A. Dadi Tjokrodipo Bandar Lampung Tahun 2016. Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan, 4(1): 18-24

PPSDM Kesehatan. (2016). Kesehatan Masyarakat. Kementerian Kesehatan RI. Jakarta: Pusdik SDM Kesehatan

Puskesmas Hamadi. (2019). Pencatatan dan Pelaporan Kusta tahun 2016-2019. Jayapura:

Putra Junaedi & Idris M. (2018). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kepatuhan Berobat pada Penderita Kusta di Puskesmas Dungingi Kota Gorontalo (Skripsi). Gorontalo: Universitas Negeri Gorontalo

Rezianto & Dwi Brando. (2015). Hubungan antara Tingkat Pengetahuan denganKepatuhan Berobat Pasien Kusta di Rumah Sakit Kusta Dr. Sitanala Tangerang. http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/23204

Riani Khumaira. (2014). Pengaruh Tingkat Pendidikan dan Dukungan Keluarga Terhadap Kepatuhan Minum Obat Penderita Kusta di Kabupaten Aceh Utara. https://etd.unsyiah.ac.id/indexphp?p=show_detail&id=11322

Saputri Yusi Prelian dkk. (2017). Hubungan antara Dukungan Sosial Keluarga dengan Kepatuhan Minum Obat Kusta (Studi di Kecamatan Puger dan Balung Kabupaten Jember). e-Jurnal Pustaka Kesehatan, 5(3):549-556.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2021-10-25

Cara Mengutip

Kuswadi, K. (2021). KEGIATAN INOVASI SEBAGAI UPAYA MENURUNKAN ANGKA PUTUS OBAT PASIEN KUSTA DI PUSKESMAS HAMADI KOTA JAYAPURA. Healthy Papua - Jurnal Keperawatan Dan Kesehatan, 4(2), 249-258. Diambil dari https://jurnal.akpermarthenindey.ac.id/index.php/akper/article/view/67

Terbitan

Bagian

Editor