HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN PERILAKU DENGAN KEJADIAN KECACINGAN PADA MURID SD NEGERI ABEPANTAI JAYAPURA
Abstrak
Kecacingan merupakan penyakit endemik kronik yang diakibatkan satu atau lebih cacing, dengan dampak dapat mengganggu perkembangan fisik, kecerdasan, mental, prestasi dan menurunkan ketahanan tubuh. Anak prasekolah dan usia sekolah adalah kelompok risiko tinggi terhadap infeksi Soil Transmitted Helminths (STH) karena sering bermain dengan tanah. Tujuan:Penelitian adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan perilaku dengan kejadian kecacingan pada murid SD Negeri Abepantai Jayapura.. Metode: Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif analitik, dengan rancangan cross secsional. Sampel yang terkumpul berjumlah 30 orang yang diambil secara purposive sampling. Penelitian ini diawali pemeriksaan tinja dan dilanjutkan dengan wawancara. Analisa data menggunakan uji Spearmans dan Fishers exact. Hasil: penelitian diperoleh sebagian besar berjenis kelamin perempuan (80%) dan usia 9-11 tahun (60%). Jenis cacing yang menginfeksi siswa terbanyak adalah Ascaris Lumbricoides (55,6%). Tidak ada hubungan antara pengetahuan dengan kejadian kecacingan (p=0,408) dan ada hubungan antara perilaku dengan kejadian kecacingan (p=0,030). Kesimpulan: tidak ada hubungan antara pengetahuan dengan kejadian kecacingan (p=0,408) dan ada hubungan antara perilaku dengan kejadian kecacingan (p=0,030). Kata kunci : Kecacingan, Pengetahuan, Perilaku##submission.downloads##
Diterbitkan
2019-10-26
Cara Mengutip
Nurmia, N. (2019). HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN PERILAKU DENGAN KEJADIAN KECACINGAN PADA MURID SD NEGERI ABEPANTAI JAYAPURA. Healthy Papua - Jurnal Keperawatan Dan Kesehatan, 1(1), 13 - 16. Diambil dari https://jurnal.akpermarthenindey.ac.id/index.php/akper/article/view/3
Terbitan
Bagian
Manajer Jurnal






