PENGARUH KETERATURAN KUNJUNGAN ANTENATAL CARE TERHADAP KOMPLIKASI PERSALINAN DI PUSKESMAS DAHLIA MAKASSAR
Abstrak
Latar Belakang: Komplikasi persalinan dapat dideteksi dini melalui pemeriksaan antenatal care yang teratur, apabila ditemukan bahaya saat ibu hamil melakukan kunjungan maka dilakukan tindakan segera oleh bidan atau dokter sehingga tidak menimbulkan komplikasi bahkan kematian ibu dan bayi. Penelitian ini bertujuan mendapatkan informasi mengenai pengaruh keteraturan kunjungan antenatal care terhadap komplikasi persalinan di Puskesmas Dahlia Makassar Metode: Penelitian ini adalah observasional analitik dengan pendekatan case control. Sampel penelitian ini berjumlah 50, 25 kasus ibu dengan komplikasi persalinan dan 25 kontrol dengan partus normal dalam priode yang sama, analisa data menggunakan uji chi square. Hasil: Penelitian didapatkan nilai (p = 0.000) berarti Ha diterima, data menunjukkan ibu komplikasi lebih banyak dari ibu yang pemeriksaan antenatal care tidak teratur yaitu 18 orang (72%) sedangkan yang melakukan pemeriksaan antenatal care teratur sebanyak 7 orang (28%). Kesimpulan: Melalui pelayanan antenatal care dapat dideteksi komplikasi persalinan sehingg dilakukan pencegahan dan ibu yang antenatal tidak teratur beresiko terjadi komplikasi persalinan. Hasil penelitian ini penulis menyarankan penyuluhan dan konseling pada wanita usia subur khususnya ibu hamil tentang manfaat pemeriksaan kehamilan dan risiko dalam kehamilan, persalinan dan nifas lebih ditingaktkan lagi. Kata Kunci: Antenatal Care, Komplikasi, Persalinan, KehamilanReferensi
Das, A. (2017). Does antenatal care reduce maternal mortality? Mediscope, 4(1), 1–3.
https://doi.org/10.3329/mediscope.v4i 1.34372
Dinkes, P. S. S. (2020). Profil Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan. Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan. Edyanti, D. B., & Indawati, R. (2014). Faktor Pada Ibu yang Berhubungan dengan Kejadian Komplikasi Kebidanan Angka Kematian Ibu di Kota Malang faktor pada ibu yang berhubungan dengan reaktif dengan analisis data sekunder . bersalin di wilayah kerja Puskesmas Arjowinangun Kota Malang pada bulan. Jurnal Biometrika Dan
Kependudukan, 3 No.1, 1–7.
Fitriyani, F., & Aisyah, R. D. (2019). Hubungan frekuensi antenatal care dengan program persiapan persalinan dan pencegahan komplikasi. Jurnal Kebidanan Dan Keperawatan Aisyiyah, 15(1), 31–36. https://doi.org/10.31101/jkk.998
Kemenkes RI. (2020). Profil kesehatan indonesia 2019. Kemenkes RI.
Mahendra, A. D., Hidajaturrokhmah, N. Y., & Anggraeni, S. (2019). Analisis Kepatuhan Antenatal Care (Anc) Terhadap Kejadian Komplikasi Kehamilan Di Puskesmas Tiudan Kecamatan Gondang Kabupaten Tulungagung. Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan Indonesia, 9(04), 673–
https://doi.org/10.33221/jiiki.v9i04.3 56
Mochtar, R. (2013). No Title Sinopsis Obstetri Fisiologi dan Patologi Edisi
EGC.
Prasetyo, B., Damayanti, H. E., Pranadyan, R., Habibie, P. H., Romdhoni, A., &
Islami, D. (2018). Maternal mortality audit based on district maternal health performance in East Java Province, Indonesia. Bali Medical Journal, 7(1), 61.
https://doi.org/10.15562/bmj.v7i1.761 Rahmatullah, I. (2016). 9 bulan dibuat penuh cinta, dibuai penuh harap.
Gramedia Pustaka Utama.
Sibero, Jitasari Tarigan, N., & Huraisya,
C. S. F. (2021). Faktor Yang Memengaruhi Kepatuhan Ibu Terhadap Kunjungan Antenatal Care (ANC) Di Klinik Bumi Sehat Meulaboh Kabupaten Aceh Barat Tahun 2020. Gentle Birth, 4(2), 14– 27.
World Health Organization. (2016). No Title WHO Recommendations On Antenatal Care For A Positive Pregnancy Experience. World Health Organization.
Yeoh, P. L., Hornetz, K., & Dahlui, M. (2016). Antenatal care utilisation and content between low-risk and high- risk pregnant women. PLoS ONE, 11(3), 1–17.
https://doi.org/10.1371/journal.pone. 0152167






