PERBANDINGAN PENGARUH SUPLEMENTASI DAUN KELOR DAN BUNGA ROSELLA TERHADAP SENSASI DOMS PADA ANGGOTA FITNESS SPORT LAB FIKK UNM
Abstrak
ABSTRAK Pendahuluan : Meningkatnya keterlibatan dalam aktivitas fisik, risiko gangguan otot seperti delayed onset muscle soreness (DOMS) yang dapat menimbulkan keterbatasan fungsional pada otot seperti kekakuan, rasa tidak nyaman saat bergerak serta penurunan kemampuan pada otot apabila tidak ditangani segera, kondisi ini dapat menganggu mobilitas sehingga berdampak pada performa fisik. Metodologi : Pada penelitian ini menggunakan quasi eksperimen yang bertujuan mengetahui pengaruh suplementasi daun kelor dan suplementasi bunga rosella terhadap sensasi nyeri delayed onset muscle soreness (DOMS). Sampel menggunakan purposive sampling Dengan, jumlah sampel sebanyak 30 orang member Fitnes Sport Lab FIKK UNM terdiri dari 10 kelompok kelor, 10 kelompok rosella dan 10 kelompok control. Hasil penelitian dan Pembahasan :. Hasil penelitian ini mengindikasikan bahwa suplementasi teh rosella dosis 2,5 gram cenderung memberikan efek yang lebih optimal dibandingkan daun kelor dalam menurunkan sensasi nyeri DOMS pasca Latihan eksentrik. Kesimpulan : Berdasarkan hasil penelitian Dapat disimpulkan terdapat perubahan tingkat sensasi nyeri DOMS sebelum dan sesudah pemberian suplementasi daun kelor dan Suplementasi Bunga Rosella, sehingga dapat disimpulkan bahwa suplementasi bunga rosella menunjukkan penurunan sensasi nyeri DOMS yang lebih besar dibandingkan kelompok daun kelor dan kelompok control. Kata Kunci : Fitnes, DOMS, Daun Kelor, Bunga RosellaUnduhan
Diterbitkan
2026-06-17
Cara Mengutip
Nurhidayah. (2026). PERBANDINGAN PENGARUH SUPLEMENTASI DAUN KELOR DAN BUNGA ROSELLA TERHADAP SENSASI DOMS PADA ANGGOTA FITNESS SPORT LAB FIKK UNM. Healthy Papua - Jurnal Keperawatan Dan Kesehatan, 9(1). Diambil dari https://jurnal.akpermarthenindey.ac.id/akper/article/view/209
Terbitan
Bagian
Editor






