OPTIMALISASI PARTISIPASI PENDIDIKAN JASMANI DALAM MENURUNKAN RISIKO GANGGUAN KESEHATAN MENTAL REMAJA DI SEKOLAH MENENGAH
DOI:
https://doi.org/10.64072/hp.v9i1.166Abstrak
Pendahuluan : Gangguan kesehatan mental seperti stres dan kecemasan semakin sering ditemukan pada remaja sekolah. Pendidikan jasmani memiliki potensi besar dalam mendukung kesehatan mental melalui peningkatan partisipasi aktif siswa dalam kegiatan fisik. Tujuannya untuk mengetahui hubungan antara partisipasi siswa dalam pendidikan jasmani dengan tingkat kesehatan mental pada remaja sekolah menengah. Metodologi: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel terdiri dari 39 siswa sekolah menengah yang dipilih secara purposive. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner partisipasi siswa dan skala DASS-42. Analisis data dilakukan dengan uji korelasi Spearman. Hasil Penelitian dan Pembahasan: Hasil menunjukkan bahwa partisipasi tinggi dalam pendidikan jasmani berkorelasi negatif secara signifikan dengan tingkat stres (r = -0,363, p = 0,023) dan kecemasan (r = -0,384, p = 0,016). Tidak ditemukan korelasi signifikan antara partisipasi siswa dengan depresi (r = -0,225, p= 0,169). Kesimpulan: Partisipasi aktif dalam pendidikan jasmani dapat berperan sebagai faktor protektif terhadap stres dan kecemasan pada remaja. Intervensi sekolah yang mendorong keterlibatan jasmani siswa perlu dioptimalkan untuk mendukung kesehatan mental.Unduhan
Diterbitkan
2025-12-29
Cara Mengutip
Da Costa, L., & Naibili, M. J. E. . (2025). OPTIMALISASI PARTISIPASI PENDIDIKAN JASMANI DALAM MENURUNKAN RISIKO GANGGUAN KESEHATAN MENTAL REMAJA DI SEKOLAH MENENGAH . Healthy Papua - Jurnal Keperawatan Dan Kesehatan, 9(1). https://doi.org/10.64072/hp.v9i1.166
Terbitan
Bagian
Manajer Jurnal






