TRADISI PAPAH MAKANAN UNTUK BAYI DI WILAYAH KOTA KOTAMOBAGU

Chesity Ainun Undol, Ririn Damopolii, Hairil Akbar, Sarman Sarman

Sari


Pendahuluan: Tradisi atau kebiasaan merupakan budaya yang sudah ada sejak zaman dahulu. Dalam kata lain, tradisi yang sudah turun temurun dari nene moyang. Seperti tradisi papah makanan untuk bayi diwilayah Kota Kotamobagu. Papah makanan merupakan makanan yang dikunyah terlebih dahulu kemudian diberikan kepada anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tradisi papah makanan yang ada di wilayah Kota Kotamobagu.
Metode:enelitian ini adalah menggunakan metode kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara mendalam dan observasi partisipasi. Penelitian dilakukan di Kota Kotamobagu Provinsi Sulawesi utara. Waktu penelitian bulan Desember 2021.
Hasil: Dalam mendapatkan hasil bahwa tradisi papah makanan untuk zaman sekarang sudah mulai hilang karena para orang tua sudah banyak yang mengetahui bahaya dari tradisi papahan ini. Zaman dahulu papahan yang dikunyah adalah pisang batu yang diberikan kepada bayi dipercaya sebagai obat diare.
Kesimpulan: Tradisi papah makanan merupakan tradisi yang bisa mengakibatkan gangguan kesehatan terhadap bayi. Kurangnya pengetahuan mempengaruhi masyarakat masih melaksanakan tradisi papah makanan.
Kata kunci: Bayi, Budaya, Makanan, Tradisi Papahan,

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Bayu Dwi W & R. Bambang W. (2012). Beberapa faktor yang berhubungan dengan status gizi balita stunting . the Indonesian journal of public health, vol. 8, No. 3 maret : 99-104.

Depkes RI (2010) Pedoman Umum Pemberian Makanan Pendamping Asi (MPASI) Local Jakarta : Departemen Kesehatan RI

Eko Heriyanto (2017) Factor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Pemberian Makanan Pendamping Asi Dini. Jurnal Ilmu Kesehatan 2(2), 141-152. Fiqriatul Hidayah, Nuurhadayat Jafar, Silvia Malasari (2018). Mabbaking Traditional And It’s Effects On Health

Of Villagers Of Bacu Pajunanting Barru : A Qualitative Study. Indonesian Contemporary Nursing Journal, 2(2), 36-45

Gita Sjarkawi, Herry Vovinda, Armasastra Bahar (2015). Pengaruh Tradisi Nasi Papah Terhadap Terjadinya EARLY CHILDHOOD CARIES Didesa

Senyiur Lombok Timur. Jurnal B- Dent, vol 2, no.1, Juni : 51-59.

Akbar, H. (2018) Pengantar Epidemiologi.

Bandung: PT. Refika Aditama.

Hairil Akbar., M. R. (2021) ‘Faktor Sosial Ekonomi dengan Kejadian Stunting pada Anak Usia 6-59 Bulan di Kota Kotamobagu’, Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI), 2(1), pp. 56–61.

Kruger R, Gericke GJ (2003). A Qualitative Exploration Of Rural Feeding And Weaning Practices, Knowledge And Attitudes On Nutrition. Public Health Nutrition, April 6(2).

Mamang Sopian, Purbowati, Galeh Septiar Pontang (2019). Hubungan Pemberian Makanan Papahan Dengan Kejadian Diare Pada Balita 6-24 Bulan Diwilayah Kerja Puskesmas Sengkol Kecamatan Pajut Kabupaten Lombok Tengah. JGK- vol.11, no.25 januari.

Mega Sara, Hertanto W., Martha Irene, Anise Suhartono (2018). Makanan (Prelakteal Dan Papahan) Sebagai Factor Resiko Kejadian Stunting Pada Anak Usia 12-24 Bulan Di Lombok Timur NTB. Thesis Semarang; Universitas Diponegoro: 1-10.

Smeltzer.S.C., & Bare, B.G (2001). Buku ajar keperawatan medical-bedah bruner & suddarth. Vol. 2. E/8, EGC, Jakarta.

Supriadin Wahida (2020). Pengaruh Tradisi Pemmberian Nasi Papah Terhadap Bounding Attachment Dan Kesehatan Pada Bayi Usia 6-12 Bulan Di Desa Sambori Kecamatan Lambitu. Jurnal Ilmiah Pannmed (Pharmacist, Analyst, Nurse, Nutrition, Midwivery, Environment, Dental Hygiene) 15(3) September – Desember

Tambayong (1966). Buku Ajar Histologi Edisi V. Jakarta : EGC




HEALTHY PAPUA : Jurnal Keperawatan dan Kesehatan
ISSN 2654-3133 (online)
Published by Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Akademi Keperawatan RS. Marthen Indey Jayapura
Alamat Redaksi : Kampus AKPER RSMI, Jln. Diponegoro No. 57, Jayapura, papua, Indonesia
Phone: 0967-523788
Website: http://jurnal.akpermarthenindey.ac.id/index.php/akper
Email: jurnal@akpermarthenindey.uniyap.ac.id

Creative Commons License
Healthy Papua: Jurnal Keperawatan dan Kesehatan is licensed under International License.