GAMBARAN PERSEPSI MASYARAKAT ASLI PAPUA TERHADAP VAKSIN COVID 19

Yulia N.K Wasaraka

Sari


Latar belakang : Coronavirus Disease (Covid 19) telah menjadi masalah kesehatan global sejak Desember tahun 2019. Indonesia adalah salah satu negara yang terkonfirmasi Covid 19 mulai dari Maret tahun 2020. Salah satu upaya yang dilakukan untuk menghentikan laju penyebaran virus adalah dengan pemberian vaksin Covid 19. Vaksin masih menimbulkan kontroversi bagi sebagian masyarakat, khususnya masyarakat Asli Papua. Persepsi dan sikap masyarakat menjadi tolak ukur kesadaran masyarakat. Penyebaran informasi yang salah akan mempengaruhi sikap dan persepsi masyarakat terhadap vaksin Covid 19.
Metode : Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan desain cross-sectional study. Pada penelitian ini berjumlah 46 responden yang diperoleh dari wawancara langsung serta pengisian kuesioner. Analisis data univariat menggunakan distribusi frekuensi.
Hasil : Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden berasal dari Serui (56.5%). Mayoritas responden tidak memiliki riwayat penyakit tidak menular (80.4%), tidak memiliki riwayat penyakit Covid 19 (89.1%), dan belum pernah mendapatkan vaksin Covid 19 (73.9%). Mayoritas responden memiliki pengetahuan kurang mengenai vaksin Covid 19 (89.1%) dan memiliki persepsi negatif terhadap vaksin Covid 19 (63.0%).
Kesimpulan : Mayoritas masyarakat asli Papua memiliki persepsi negatif terhadap vaksin Covid 19.
Kata Kunci : Papua, Vaksin Covid 19, Persepsi Masyarakat

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Argista, Zisi. 2021. Persepsi Masyarakat Terhadap Vaksin Covid 19 di Sumatera Selatan. [Skripsi]. Universitas Sriwijaya.

Huang C, Wang Y, Li X, Zhao J, Hu Y, et al., Clinical Features of patient infected with 2019 novel coronavirus in Wuhan, China, Lancet. 2020; 395 (10223): 497 –

Kemenkes Republik Indonesia. 2020. Info Infeksi Emerging Kementerian Kesehatan RI. Jakarta.

Kemenkes RI. 2020. ‘Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Vaksinasi Dalam Rangka Penanggulangan Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19)’, Kementerian Kesehatan RI.

Listyana. R dan Hartono. Y . 2015. ‘Persepsi dan Sikap Masyarakat Terhadap Penanggalan Jawa Dalam Penentuan Waktu Pernikahan (Studi Kasus Desa Jonggrang Kecamatan Barat Kabupaten Magetan Tahun 2013)’, Jurnal Agastya, 5(1), pp. 118–138.

Moudy, J. and Syakurah, R. A. .2020. Pengetahuan terkait Usaha Pencegahan Coronavirus Disease (Covid-19) di Indonesia, Higeia Journal Of Public Health Research and Development, 4(3), pp. 333–346.

Tasnim, H. 2021. Persepsi Masyarakat Tentang Vaksin Covid-19 di Wilayah Provinsi SUlawesi Tenggara. Edited by Janner Simarmata. Sulawesi Tenggara.

Thorik, S. H. (2020). Efektivitas Pembatasan Sosial Berskala Besar Di Indonesia Dalam Penanggulangan Pandemi Covid-19. Jurnal Adalah : Buletin Hukum Dan Keadilan.

World Health Organization [WHO]. 2020. Novel Coronavirus (2019-nCoV) advice for the public [internet] Diakses pada 10 Juni 2020.

World Health Organization [WHO]. 2020. WHO Director-General’s opening remarks at the briefing on Covid 19. [internet] Diakses pada tanggal 10 Juni 2020.

World Health Organization. 2020. Clinical Management of SevereAcute Respiratory Infection When Novel Coronavirus (nCoV) infection is suspected. Geneva : WHO.Wuhan, China.

Yudho winanto (2020) Mengenal jenis dan manfaat vaksin Covid-19, kontari.co.id.

Zhou. 2020. The Coronavirus Prevention Handbook, Hubei Science and Technology Press




HEALTHY PAPUA : Jurnal Keperawatan dan Kesehatan
ISSN 2654-3133 (online)
Published by Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Akademi Keperawatan RS. Marthen Indey Jayapura
Alamat Redaksi : Kampus AKPER RSMI, Jln. Diponegoro No. 57, Jayapura, papua, Indonesia
Phone: 0967-523788
Website: http://jurnal.akpermarthenindey.ac.id/index.php/akper
Email: jurnal@akpermarthenindey.uniyap.ac.id

Creative Commons License
Healthy Papua: Jurnal Keperawatan dan Kesehatan is licensed under International License.